February 23, 2008

Bukti Tuhan itu Ada

Beriman bahwa Tuhan itu ada adalah iman yang paling utama. Jika seseorang sudah tidak percaya bahwa Tuhan itu ada, maka sesungguhnya orang itu dalam kesesatan yang nyata.

Benarkah Tuhan itu ada? Kita tidak pernah melihat Tuhan. Kita juga tidak pernah bercakap-cakap dengan Tuhan. Karena itu, tidak heran jika orang-orang atheist menganggap Tuhan itu tidak ada. Cuma khayalan orang belaka.

Ada kisah zaman dulu tentang orang atheist yang tidak percaya dengan Tuhan. Dia mengajak berdebat seorang alim mengenai ada atau tidak adanya Tuhan. Di antara pertanyaannya adalah: “Benarkah Tuhan itu ada” dan “Jika ada, di manakah Tuhan itu?”

Ketika orang atheist itu menunggu bersama para penduduk di kampung tersebut, orang alim itu belum juga datang. Ketika orang atheist dan para penduduk berpikir bahwa orang alim itu tidak akan datang, barulah muncul orang alim tersebut.

“Maaf jika kalian menunggu lama. Karena hujan turun deras, maka sungai menjadi banjir, sehingga jembatannya hanyut dan saya tak bisa menyeberang. Alhamdulillah tiba-tiba ada sebatang pohon yang tumbang. Kemudian, pohon tersebut terpotong-potong ranting dan dahannya dengan sendirinya, sehingga jadi satu batang yang lurus, hingga akhirnya menjadi perahu. Setelah itu, baru saya bisa menyeberangi sungai dengan perahu tersebut.” Begitu orang alim itu berkata.

Si Atheist dan juga para penduduk kampung tertawa terbahak-bahak. Dia berkata kepada orang banyak, “Orang alim ini sudah gila rupanya. Masak pohon bisa jadi perahu dengan sendirinya. Mana bisa perahu jadi dengan sendirinya tanpa ada yang membuatnya!” Orang banyak pun tertawa riuh.

Setelah tawa agak reda, orang alim pun berkata, “Jika kalian percaya bahwa perahu tak mungkin ada tanpa ada pembuatnya, kenapa kalian percaya bahwa bumi, langit, dan seisinya bisa ada tanpa penciptanya? Mana yang lebih sulit, membuat perahu, atau menciptakan bumi, langit, dan seisinya ini?”

Mendengar perkataan orang alim tersebut, akhirnya mereka sadar bahwa mereka telah terjebak oleh pernyataan mereka sendiri.

“Kalau begitu, jawab pertanyaanku yang kedua,” kata si Atheist. “Jika Tuhan itu ada, mengapa dia tidak kelihatan. Di mana Tuhan itu berada?” Orang atheist itu berpendapat, karena dia tidak pernah melihat Tuhan, maka Tuhan itu tidak ada.

Orang alim itu kemudian menampar pipi si atheist dengan keras, sehingga si atheist merasa kesakitan.

“Kenapa anda memukul saya? Sakit sekali.” Begitu si Atheist mengaduh.

Si Alim bertanya, “Ah mana ada sakit. Saya tidak melihat sakit. Di mana sakitnya?”

“Ini sakitnya di sini,” si Atheist menunjuk-nunjuk pipinya.

“Tidak, saya tidak melihat sakit. Apakah para hadirin melihat sakitnya?” Si Alim bertanya ke orang banyak.

Orang banyak berkata, “Tidak!”

“Nah, meski kita tidak bisa melihat sakit, bukan berarti sakit itu tidak ada. Begitu juga Tuhan. Karena kita tidak bisa melihat Tuhan, bukan berarti Tuhan itu tidak ada. Tuhan ada. Meski kita tidak bisa melihatNya, tapi kita bisa merasakan ciptaannya.” Demikian si Alim berkata.

Sederhana memang pembuktian orang alim tersebut. Tapi pernyataan bahwa Tuhan itu tidak ada hanya karena panca indera manusia tidak bisa mengetahui keberadaan Tuhan adalah pernyataan yang keliru.

Berapa banyak benda yang tidak bisa dilihat atau didengar manusia, tapi pada kenyataannya benda itu ada?

Betapa banyak benda langit yang jaraknya milyaran, bahkan mungkin trilyunan cahaya yang tidak pernah dilihat manusia, tapi benda itu sebenarnya ada?

Berapa banyak zakat berukuran molekul, bahkan nukleus (rambut dibelah 1 juta), sehingga manusia tak bisa melihatnya, ternyata benda itu ada? (manusia baru bisa melihatnya jika meletakan benda tersebut ke bawah mikroskop yang amat kuat).

Berapa banyak gelombang (entah radio, elektromagnetik. Listrik, dan lain-lain) yang tak bisa dilihat, tapi ternyata hal itu ada.

Benda itu ada, tapi panca indera manusia lah yang terbatas, sehingga tidak mengetahui keberadaannya.

Kemampuan manusia untuk melihat warna hanya terbatas pada beberapa frekuensi tertentu, demikian pula suara. Terkadang sinar yang amat menyilaukan bukan saja tak dapat dilihat, tapi dapat membutakan manusia. Demikian pula suara dengan frekuensi dan kekerasan tertentu selain ada yang tak bisa didengar juga ada yang mampu menghancurkan pendengaran manusia. Jika untuk mengetahui keberadaan ciptaan Allah saja manusia sudah mengalami kesulitan, apalagi untuk mengetahui keberadaan Sang Maha Pencipta!

Memang sulit membuktikan bahwa Tuhan itu ada. Tapi jika kita melihat pesawat terbang, mobil, TV, dan lain-lain, sangat tidak masuk akal jika kita berkata semua itu terjadi dengan sendirinya. Pasti ada pembuatnya.

Jika benda-benda yang sederhana seperti korek api saja ada pembuatnya, apalagi dunia yang jauh lebih kompleks.

nb: dengan tidak mengurangi rasa hormat terhadap penulis aslinya, bahwa tulisan di atas hanya saya ambil sebagian. Jika ingin tulisan yang lebih lengkap baca saja disini

sumber http://www.geocities.com/nizaminz/wujud.html

February 16, 2008

PEMBICARAAN DENGAN TUHAN

Ketika seorang pemuda berbincang-bincang dengan Tuhan,

Maka pemuda  tersebut menanyakan hal berikut ini:
"Tuhan saya boleh tahu kira-kira berapa lama bagi Tuhan untuk berjuta-
juta tahun di bumi?"

Tuhan menjawab:
"AnakKu, bagiku berjuta-juta tahun sama dengan beberapa detik saja."

Kembali pemuda tersebut bertanya:
"Kalau begitu untuk berjuta-juta dollar di bumi berapakah besarnya itu
bagi Tuhan?"

Tuhan menjawab:
"AnakKu, berjuta-juta dollar bagi-Ku hanya beberapa sen saja."

Si pemuda melanjutkannya:
"Kalau demikian berkenanlah kiranya Engkau Tuhan memberikan saya satu
sen saja."

Tuhan menjawab:
"Anak-Ku untuk mendapatkan satu sen dari saya engkau perlu bersabar
barang satu menit saja ....!"

February 15, 2008

Penderitaan dan kemuliaan dari Pelayan itu

Apakah kamu akan mempertinbangkan untuk memberikan organ tubuhmu atau bahkan nyawamu untuk orang lain ?
Masih ingat Larry, seorang anak yang ada di sekolahmu yang dia selalu diganggu. Dia adalah anak yang sederhana. Dia sebenarnya tidak menggangu siapapun tetapi dia selalu dipermainkan oleh kawan-kawannya. Dilapangan bermain, seringkali dia selalu didorong oleh kawan-kawannya hingga jatuh. Selalu ada orang yang mengejek dia jika sesuatu yang salah terjadi. Dia sering dijegal ketika di berjalan di diantara meja-meja hingga terjatuh. Dan kadang-kadang, kamu menjadi bagian dari mereka yang suka menggangu Larry. Dia tidak pernah mengeluh.
Di akademi, baju olahraganya dicuri sekurang-kurangnya seminggu sekali. Dan kadang-kadang, kamu menjadi bagian dari mereka. Dia tidak pernah megeluh. Pada tahun-tahun permulaan, diadakan perburuan hewan. Dia adalah anggota dari grupmu, tetapi kamu merencanakan untuk menendangnya keluar. Dia tidak pernah mengeluh. Pada tahun-tahun akhir, kalau bukan karena Larry, kamu tidak akan lulus tes Fisika. Dia tidak pernah mengeluh. Apa yang membuat Larry bisa bertahan menghadapi semuanya itu ?
“Apa yang membuat Anak Allah bisa bertahan selama kehidupannya didunia ini yang penuh penderitaan, kesulitan dan pengorbanan ? Dia selalu melihat kedepan akan hasil pengorbanannya dan Dia merasa puas. Dengan memandang kepada kekekalan, Dia merasakan kebahagiaan karena melalui kehinaan yang diterimaNya, manusia dapat memperoleh pengampunan dan hidup yang kekal. TelingaNya menangkap teriakan kegembiraan dari mereka yang ditebus. Dia mendengar mereka yang sudah diselamatkan, menyanyikan lagu Musa dan lagu Anak Domba.”1
Betapa suatu anugrah yang mulia bagi kita ! “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini sehingga Dia mengaruniakan AnakNya yang tunggal supaya setiap orang yang percaya kepadaNya tidak binasa melainkan beroleh hidup yang kekal” (Yoh 3:16, LAI). Yesus secara sukarela menyerahkan hidupnya untuk umat manusia. Didalam kesengsaraan dan penderitaanNya menjadi tidak terlalu berarti jika dibandingkan dengan kemuliaan dimasa yang akan datang.
“Kebahagiaan yang dialami oleh Yesus adalah karena melihat pada jiwa – jiwa yang ditebus oleh pengorbananNya akan kemuliaanNya, keagunganNya, kekayaanNya, dan jiwaNya. Penebusan manusia merupakan kebahagiaanNya. Ketika mereka yang ditebus berkumpul bersama dikerajaan Allah, Dia akan melihat akan hasil pengorbananNya dan Dia merasa puas”2
Bagaimana kamu akan membagikan pemberian penebusan ini kepada orang lain ? Salah satu cara adalah dengan menulis surat kepada seorang teman menerangkan tentang kematian Yesus dan kebangkitanNya. Sebutkan juga bagaimana hal itu telah memberikan kamu jaminan akan pengampunan dan kasih Yesus.

Diambil dari http://discover.seiman.org/

 

GBU

February 14, 2008

Happy Valentine..

Today is special day, many people say like this...,
but it;s not mean that you can share your love only this day, you can share everyday..
spread you love,care to all people, make sure they get fell that this day is valentine,
don't give your love only to your care people, but give that to all people where you meet and where you can found..
make this valentine day to be start day's where people always feel love betwen each another.
with this we can make new world more better...

HAPPY VALENTINE...

 

GBU

February 6, 2008

Why Microsoft want to buy Yahoo... ?

today i was reading some blog and find this... :)
this is fun and ... :)


So one day, Scott McNealy, founder and chairman of Sun, read in his morning newspaper how the use of Java was rapidly diminishing, courtesy of something called 'The LAMP Stack'. Furiously, he called his accountant.
Scott: "I knew this Java thing was a bad idea in the first place! I see only one solution. We need to buy this Lamp!"
Accountant: "Euh, LAMP is not a company. It's an acronym. It's Linux , Apache, MySQL and PHP"
Scott: "Then buy me Linux!"
Accountant: "But we still have this Solaris thing.."
Scott: "Then buy me Apache!"
Accountant: "That's a foundation. Nothing to buy there."
Scott: "Then buy me MySQL!"
Accountant: "We don't do databases."
Scott: "It's a database?"
Accountant: "What rock have you been living under?"
Scott: "Sweet. I can own the Lamp AND piss off Oracle at the same time!" (waves fake plastic magic wand) "Make it so!"
And so it happened.
Ten days later, Microsoft CEO Steve Ballmer was reading the CIO Magazine, and read about this interesting thing called PHP, that according to the author you could use to write "WHAT?!". "WHAT?!", obviously a highly advanced and evolved version of "Hello World", caught his attention. So he called Bill Gates.
Steve: "Hey, you heard about this PHP thing?"
Bill: "Pee Age Pee? You're not that old yet, are you?"
Steve: "What? No, wait, it's a programming language, apparently better than ASP.NET."
Bill: "Who cares if it's better. I mean; we made the worst operating systems ever and still rule. (Checked out Leopard yet? It is SO cool.)"
Steve: "I don't know Bill... remember that internet thing that we didn't know about years ago? Kind of nearly missed the boat there."
Bill: "Right. Didn't we solve that in the same way? Worst browser, highest market share, that sort of thing?"
Steve: "Yes we did, but then we also didn't know about this 'mp3' thing until it was too late."
Bill: "We did manage to make Zune the worst player, but somehow we're not market leader. Guess we got sloppy?"
Steve: "Maybe it's just different times. Maybe we should have a different strategy."
Bill: "Ok, so let's just buy PHP then."
Steve: "It's not a company. But Encarta says it's written by a Rasmus Lerdorf."
Bill: "So let's hire him."
Steve: "Tried that. Didn't want to join. Can't blame him, works at Yahoo."
Bill: "Then I guess we'll have to buy Yahoo."
So it happened.
Two of the most controversial announcements of this month, and both appear to be part of devious plots to take over the LAMP stack. What's next? My prediction: Red-Hat buys Zend; Oracle buys Red-Hat; Sun and IBM join forces to buy Oracle, Microsoft buys Sun, kills IBM and peace is restored in the galaxy.
P.S. Can you imagine Microsoft running sites like Flickr? These guys invented MS Paint!
taken from http://www.jansch.nl/2008/02/02/microsoft-and-sun-the-real-story/

February 5, 2008

TEMBOK KESOMBONGAN

Selasa, 5 Februari 2008
Bacaan Setahun : Imamat 16-18
Nats : Mengapa engkau melihat serpihan di dalam mata saudaramu, sedangkan balok di matamu sendiri tidak engkau ketahui? (Lukas 6:41)

Bacaan : Lukas 6:41-42

Seusai kebaktian, dua pemuda berjalan sambil bercakap-cakap. "Keterlaluan sekali Bapak yang duduk di depan kita tadi! Sudah tidur, dengkurannya keras lagi." Pemuda pertama mengomel. Tak mau kalah, pemuda kedua juga ikut mengomel, "Bapak tadi memang keterlaluan, dengkurannya membuat saya terbangun."

Melihat kelemahan orang lain memang mudah, tetapi tak mudah menyadari kesalahan sendiri. Banyak orang kristiani juga mengomel dan mengeluhkan kelemahan orang lain atau mencela mereka yang berbuat salah. Tanpa disadari mereka juga bisa melakukan kesalahan yang sama.

Mari kita belajar untuk berhenti menghakimi dan mencari-cari kesalahan orang lain, sebab jika hal ini terus kita lakukan, kita tidak akan pernah memiliki waktu untuk menilai diri sendiri. Itu bisa menjadikan kita munafik, seperti orang Farisi dan ahli Taurat yang dikecam oleh Tuhan Yesus. Hal ini kelihatannya sepele, tetapi kalau tidak cepat diatasi, tanpa sadar kita membangun tembok kesombongan yang tinggi. Kita akan selalu merasa paling benar, paling suci, paling rohani.

Firman Allah hari ini menasihati; daripada kita mencari-cari kesalahan orang lain yang dapat dikritik dan dihakimi, lebih baik kita melihat keberadaan diri sendiri di hadapan Allah. Kita harus belajar menyadari bahwa tidak ada manusia yang sempurna, tidak ada manusia yang tak pernah berbuat salah. Kalau kita mau jujur, bukankah kita juga pernah salah? Kalau kita sendiri kadang juga berbuat salah, mengapa kita sibuk mencari-cari kesalahan orang lain? --PK

LEBIH MUDAH MENEMUKAN KESALAHAN KECIL ORANG LAIN
DARIPADA MENYADARI KESALAHAN BESAR DIRI SENDIRI

 

Sumber Sabda.org

February 4, 2008

again with Unicode Character (listview now support)

after in few day's search about showing Unicode Character in listview at least i found the solution about this problem.
thanks for tutorial http://www.unisuite.com/UnicodeTutorialVb.htm this is valuable information for Unicode with Visual Basic.  And vbAccelerator for source code listview that i modified for support unicode character.
Here you can copy the Listview ActiveX Control and listview source code of course.
and simple testing i post in listview unicode test and don't forget to download Edit Control from TimoSoft
And here example / explanation about using it visual basic. (i asume you have instaled visual basic and suplemental language support)
First extract and copy this ocx in your [windowsdefaultdirectory]\system32, standar visual basic read ocx
extract listview unicode test before running this vb project that, you must install edit control from timosoft after that running the project vb..
for activated arabic charset (in my case) or other, you must install "suplemental language support" in xp and iam not covering in here..
running the project vb and try insert first textbox with usual name like james, gates, and try the second textbox with unicode character like this شلاؤي (in my case i used arabic charset) when you click add, you will show in listview the first colum will show usual name, and second colum will show arabic charset like before..

Happy try... N
GBU